Kamis, 12 Mei 2011

Sepotong Celana

Ada seorang pria karena hendak menghadiri reuni teman-teman SD-nya, maka pada
keesokan harinya dia khusus pergi ke toko membeli sepotong celana panjang baru
dan cukup mahal harganya.

Sesampai di rumah dia mencoba memakai celana barunya itu sekali lagi, dan
menemukan kalau celana yang baru saja dibelinya itu kepanjangan 10 cm, dia lalu
meminta tolong kepada ibunya untuk memperbaiki. Sang Ibu mengatakan bahwa dia
sedang tidak enak badan, sehingga ingin istirahat lebih awal. Jadi malam ini
sang Ibu tidak bisa memperbaiki celana itu, kemudian dia mencari istrinya untuk
meminta tolong memperbaiki celana barunya. Istrinya bilang bahwa dia masih
punya banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan malam ini, sehingga tidak
ada waktu untuk memperbaiki celana itu. Si pria itu tidak putus asa dan mencari
anak perempuannya untuk minta tolong, ternyata anaknya berkata bahwa malam ini
sudah mempunyai janji dengan teman prianya untuk pergi ke pesta, jadi malam ini
tidak bisa memperbaiki.

Akhirnya si pria ini berpikir kalau memang demikian besok dia akan memakai
celana panjang yang lama saja untuk hadir di reuni itu.

Malam itu ibu si pria itu berpikir, "Anakku itu biasanya sangat berbakti
kepadaku, apabila dia minta tolong, maka tidaklah baik jika ditolak."
Maka si Ibu itu bangun dan memperbaiki celana anaknya, kemudian celana itu
dipotongnya sepanjang 10 cm.

Setelah agak malaman, si istri pria itu, telah menyelesaikan semua pekerjaan
rumahnya dan berpikir,"Suamiku ini biasanya sangat sabar, hari ini karena
dia tidak bisa menjahit barulah meminta tolong, karena itu tidaklah baik kalau
sampai ditolak." Maka sang istri memperbaiki celana itu dan dipotongnya
sepanjang 10 cm.

Ketika putri pria itu pulang dari pestanya, saat tiba dirumah tengah malam dia
berpikir, "Ayah tidak melarangku pergi pesta malam ini dengan teman
priaku, sudah seharusnya aku berterima kasih kepada ayah." Maka
dipotonglah celana ayahnya sepanjang 10 cm.

Keesokkan paginya ke 3 wanita ini masing-masing menceritakan kepada pria itu,
bahwa mereka telah memperbaiki celana barunya. Dengan terkejut dia mencoba
memakai celana panjang itu, dan ternyata memang sudah sangat kependekan. Lalu
bagaimana reaksinya?
Dia tertawa terbahak-bahak dan berkata,"Aku pasti akan memakai celana ini
untuk kuperlihatkan pada teman-teman sekolahku, memberitahu bahwa ibu, istri
dan anakku sangatlah memperhatikan diriku!"

Akhirnya teman-teman sekolahnya sepakat memuji keluarga si pria itu sebagai
keluarga yang harmonis, sang ibu, istri serta anaknya semua juga sangat
gembira.

0 komentar:

Posting Komentar

◄ New Post Old Post ►
 

Copyright 2012 Motivasi dan Inspirasi: Sepotong Celana Template by Bamz | Publish on Bamz Templates